Poin-poin yang ditulis dalam artikel ini berasal dari debat Dr. Zakir Naik dengan Dr. William Campbell. Untuk melihat video debatnya dalam bahasa Indonesia, silahkan klik disini.
Pertama, kita akan membahas tentang Astronomi. Bibel berbicara tentang penciptaan alam semesta. Pada Kitab Kejadian bab 1 disebutkan bahwa Tuhan menciptakan langit dan bumi, dalam enam hari dan dijelaskan tentang siang dan malam, yang menandakan hari-hari tersebut adalah hari pada umumnya yang berlangsung selama 24 jam. Di zaman sekarang para ilmuwan telah meneliti bahwa alam semesta tidak tercipta dalam enam hari dikali 24 jam. Di sisi lain, Qur'an juga membahas tentang penciptaan bumi dalam 6 ayyam. Ayyam adalah kata Arab yang merupakan bentuk jamak dari kata yaum. Kata ini dapat diartikan yang berarti hari-hari pada umumnya yang berdurasi 24 jam, atau bisa juga merujuk pada kurun waktu yang sangat lama atau sebuah yaum (periode). Dan para ilmuwan tentu tidak keberatan dalam menyetujui bahwa alam semesta itu diciptakan dalam 6 periode yang sangat panjang.
Kedua,
- Bibel mengatakan dalam Kejadian 1: 3-5 bahwa cahaya (terang)
diciptakan pada hari pertama. Kejadian 1: 14-19 mengatakan bahwa
benda-benda yang menjadi sumber cahaya itu sendiri seperti bintang dan
matahari baru diciptakan pada hari keempat. Bagaimana mungkin
benda-benda yang menjadi sumber cahaya baru diciptakan pada hari keempat
sedangkan cahayanya sudah ada sejak hari pertama? Ini tidak ilmiah.
Ketiga, - Selanjutnya, Bibel dalam kitab Kejadian 1: 9-13 mengatakan Bumi baru dibentuk pada hari ke-3. Bagaimana mungkin ada siang dan malam di bumi sementara sumber penerangnya (matahari dan bintang) baru diciptakan pada hari keempat?
Keempat,
- Kejadian Bab 1: 9-13 mengatakan bahwa bumi baru diciptakan pada hari
ketiga. Kejadian 1: 14-19 mengatakan bahwa matahari dan bulan baru
diciptakan pada hari keempat. Ilmu sains modern memberitahu kita bahwa
bumi adalah bagian dari tubuh induk, yaitu matahari. Bumi tidak mungkin
eksis sebelum adanya matahari. Jadi ayat Bibel ini tidak ilmiah.
Kelima,
- Bibel menyebutkan dalam Kejadian 1: 11-13 bahwa tumbuh-tumbuhan,
segala jenis pohon dan buah-buahan diciptakan pada hari ke-3. Sementara
itu menurut Kejadian 1: 14-19 matahari baru diciptakan pada hari ke-4.
Bagaimana mungkin tumbuh-tumbuhan bisa hidup tanpa sinar matahari?
Karena seperti yang kita ketahui bahwa tumbuhan perlu cahaya matahari
untuk berfotosintesis.
Keenam,
- Bibel menyebutkan dalam Kejadian 1: 16, bahwa ... "Allah menciptakan
kedua benda penerang yang besar (matahari) untuk menguasai siang, dan
yang lebih kecil (bulan), untuk menguasai malam. Terjemahan yang
sebenarnya, jika Anda menganalisis teks Bibel aslinya yang berbahasa
Ibrani, kata yang digunakan adalah 'lampu.� Seperti yang kita ketahui
bahwa lampu memiliki sumber cahayanya sendiri. Dan Anda akan semakin
tahu jika Anda juga membaca Kejadian 1: 17. Ayat No.17 mengatakan �Allah
menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi.� Ini
menunjukkan bahwa Bibel mengatakan matahari dan bulan memiliki cahaya
sendiri. Hal ini tentu bertentangan dengan fakta ilmiah yang kita
ketahui. Menurut fakta ilmiah, cahaya bulan bukan berasal dari dirinya
sendiri, melainkan berasal dari cahaya matahari yang kemudian
terefleksi.
Sebagian
orang mencoba untuk memecahkan masalah ini dan mengatakan bahwa enam
hari yang disebutkan dalam Bibel bukanlah enam hari dikali 24 jam,
melainkan mengacu pada enam masa (periode waktu yang panjang) seperti
dalam Quran. Hal ini tidak logis karena jika Anda membaca Bibel, disana
tertera jelas adanya pergantian siang dan malam. Hal ini dengan jelas
menandakan bahwa keenam hari itu adalah 24 jam.
Tetapi
misalkan saya setuju dengan pendapat orang-orang tersebut. Saya setuju
dengan argumen mereka yang sebenarnya tidak logis. Meski begitu, mereka
hanya dapat memecahkan kesalahan ilmiah pertama tentang 6 hari
penciptaan. Namun kelima sisanya, tetap mereka tidak bisa pecahkan.
Sebagian
orang lebih jauh mengatakan bahwa ... 'Jika itu adalah enam hari dikali
24-jam, tentunya tumbuh-tumbuhan bisa bertahan hidup selama satu dikali
24 jam tanpa sinar matahari?" Baiklah, jika Anda mengatakan bahwa
tumbuh-tumbuhan diciptakan sebelum matahari, dan dapat bertahan selama
satu hari dikali 24 jam, saya tidak keberatan. Tapi Anda tidak bisa
mengatakan bahwa keenam hari yang disebutkan dalam Bibel adalah
hari-hari normal 24 jam sekaligus sebuah periode waktu yang panjang.
Anda harus memilih salah satunya. Jika Anda mengatakan bahwa hari itu
adalah sebuah periode waktu yang panjang, Anda memecahkan poin pertama,
namun kelima sisanya tidak bisa anda pecahkan. Jika Anda mengatakan
hari-hari itu adalah hari yang 24 jam, Anda hanya hanya memecahkan poin
kelima, dan sisa lima poin lainnya tidak bisa anda pecahkan. Ini artinya
Bibel memang tidak ilmiah. Jadi ini terserah anda, apakah anda ingin
mengatakan bahwa yang dimaksud 6 hari dalam Bibel adalah periode waktu
yang panjang atau mengatakan bahwa ini adalah hari yang normal (24 jam),
namun tetap saja ada 5 kesalahan ilmiah.
Ketujuh,
- Mengenai konsep Bumi. Ada berbagai ilmuwan yang menjelaskan bahwa
dunia akan berakhir. Hipotesis yang mereka ajukan mungkin saja benar,
mungkin juga salah. Yang pasti dunia akan binasa atau dunia akan ada
selamanya, namun anda tidak dapat mengatakan kedua-duanya benar karena
ini tidak ilmiah. Anda tidak dapat mengatakan bahwa dunia akan eksis
selamanya sekaligus ia akan binasa. Tapi inilah yang dikatakan Bibel.
Hal ini disebutkan dalam Bibel, dalam kitab Ibrani.1: 10-11, dan kitab
Mazmur 102: 25-26, bahwa Tuhan telah menciptakan langit dan bumi dan
mereka akan binasa. Namun hal yang berkontradiksi disebutkan dalam kitab
Pengkhotbah 1: 4 dan kitab Mazmur 78: 69 bahwa Bumi akan ada selamanya.
Saya menyerahkan kepada Anda untuk memilih mana dari ayat-ayat ini yang
tidak ilmiah � Apakah pasangan ayat yang pertama atau pasangan ayat
yang kedua. Salah satunya tidak ilmiah. Dunia tidak dapat eksis
selamanya begitu juga binasa - Ini saling berkontradiksi dan tidak
ilmiah.
Kedelapan, - Mengenai langit. Bibel berkata dalam Ayub 26: 11 sebagai berikut: �tiang-tiang langit bergoyang-goyang, tercengang-cengang oleh hardik-Nya." Sementara itu, Al-quran berfirman dalam Surat Luqman[31]: 10 "Dia menciptakan langit tanpa tiang.� Yang jadi pertanyaan adalah, pernahkah anda melihat tiang-tiang dari langit seperti yang dikatakan Bibel?
Kesembilan,
Tidak hanya langit yang mempunyai tiang, namun Bibel juga mengatakan
dalam 1 Samuel 2: 8, Ayub 9: 6, dan kitab Mazmur 75: 3 bahwa bahkan bumi
juga memiliki tiang.
Kesepuluh, Dalam bidang 'Makanan dan Nutrisi.� Mari kita analisis apa yang Bibel katakan. Bibel menyebutkan dalam kitab Kejadian 1:29, "Berfirmanlah
Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang
berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji;
itulah akan menjadi makananmu.�
Di
zaman sekarang, bahkan orang awam pun mengetahui bahwa ada beberapa
tanaman berbiji yang beracun seperti kacang polong rosary, biji bulan (moonseed), biji kasturi (castor bean),
tanaman yang mengandung alkaloid, polyander, dan bacaipoid. Jika Anda
memakan tanaman-tanaman tersebut, maka besar kemungkinannya bahwa anda
akan meninggal dunia. Kenapa Pencipta alam semesta tidak tahu bahwa jika
Anda memakan tanaman-tanaman ini, maka Anda akan mati. Saya berharap
para dokter Kristen di seluruh dunia tidak memberikan diet berupa
buah-buahan ini untuk para pasiennya.Kesebelas,
- Bibel mempunyai tes ilmiah untuk mengidentifikasi siapakah
orang-orang beriman yang sejati. Tes ini disebutkan dalam Injil Markus
16: 17-18 yang berbunyi: �Tanda-tanda
ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir
setan-setan demi namaku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang
baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum
racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan
tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." Ini adalah
tes ilmiah. Dalam terminologi ilmiah, ini dikenal sebagai tes konfirmasi
untuk mengetahui siapakah orang Kristen yang sejati.
Dalam
10 tahun terakhir, saya telah berinteraksi dengan ribuan orang Kristen,
termasuk para misionaris, namun saya belum menemukan seorang Kristen
pun yang bisa melewati tes Bibel ini. Saya tidak pernah menemukan satu
orang Kristen pun yang meminum racun maut dan tidak mati. Dan dalam
terminologi ilmiah, ini juga disebut sebagai �tes falsifikasi.� Ini
artinya jika seseorang yang hanya mengaku-ngaku mencoba melakukan tes
ini dan meminum racun, ia akan mati. Dan orang yang hanya mengaku-ngaku
sebagai orang beriman tidak akan berani mencoba tes ini. Jika Anda bukan
seorang Kristen sejati, Anda tidak akan berani mencoba tes ini. Karena
jika Anda mencoba melakukan tes falsifikasi ini, Anda akan gagal. Jadi
orang yang tidak memiliki keimanan Kristen yang benar, tidak akan pernah
mencoba tes ini. Saya ingin melihat satu saja orang Kristen yang lulus
tes ini, tapi saya tidak pernah menemukan satu pun.
Kedua belas,
- Dalam bidang kedokteran, Bibel memberikan cara baru untuk
membersihkan rumah dari penyakit kusta dalam kitab Imamat 14: 49-53.
Disana dikatakan: �Kemudian,
untuk menyucikan rumah itu, haruslah ia mengambil dua ekor burung, kayu
aras, kain kirmizi dan hisop. Burung yang seekor haruslah disembelihnya
di atas belanga tanah berisi air mengalir. Lalu ia harus mengambil kayu
aras dan hisop, kain kirmizi dan burung yang masih hidup itu, dan
mencelupkan semuanya ke dalam darah burung yang sudah disembelih dan ke
dalam air mengalir itu, kemudian ia harus memercik kepada rumah itu
tujuh kali. Dengan demikian ia harus menyucikan rumah itu dengan darah
burung, air mengalir, burung yang hidup, kayu aras, hisop, dan kain
kirmizi. Dan burung yang hidup itu harus dilepaskannya ke luar kota ke
padang. Dengan demikian ia mengadakan pendamaian bagi rumah itu, maka
rumah itu menjadi tahir.� Memercikkan darah ke rumah untuk
menghilangkan penyakit kusta? Ilmu kedokteran mengatakan bahwa darah
merupakan medium tempat berkumpulnya kuman, bakteri, serta penyakit.
Jadi saya harap tidak ada yang menggunakan metode yang tidak ilmiah ini
untuk menghilangkan kuman penyakit dari rumah yang terkena penyakit
kusta.
Ketiga belas,
Hal ini disebutkan dalam kitab Imamat 12: 1-5, dan kita tahu bahwa
secara medis, setelah seorang ibu melahirkan anak (pasca melahirkan) ia
menjadi tidak higienis. Saya tidak keberatan dengan hal ini. Tapi Imamat
12: 1-5, berbunyi sebagai berikut: �Apabila
seorang perempuan bersalin dan melahirkan anak laki-laki, maka najislah
ia selama 7 hari dan ia akan tetap najis selama 33 hari.�
Singkatnya, jika seorang wanita melahirkan anak laki-laki, dia menjadi
najis selama 40 hari. Namun jika dia melahirkan seorang anak perempuan,
dia menjadi najis selama 80 hari. Saya ingin dokter Kristen manapun
menjelaskan kepada saya secara ilmiah, kenapa seorang wanita menjadi
najis dalam jangka waktu lebih lama (80 hari jika melahirkan anak
perempuan), dibandingkan dengan anak laki-laki (hanya 40 hari saja).
Keempat belas,
- Bibel juga memiliki tes yang sangat mumpuni untuk perzinahan � Sebuah
cara untuk mengetahui apakah seorang wanita telah berzina. Dalam kitab
Bilangan 5: 11-31, saya akan menyingkat ayatnya, disebutkan sebagai
berikut:
�maka
haruslah orang itu membawa isterinya kepada imam. Dan orang itu harus
membawa persembahan karena perempuan itu sebanyak sepersepuluh efa
tepung jelai, yang ke atasnya tidak dituangkannya minyak dan yang tidak
dibubuhinya kemenyan. Lalu imam harus membawa air kudus dalam suatu
tempayan tanah, kemudian harus memungut debu yang ada di lantai Kemah
Suci dan membubuhnya ke dalam air itu. Apabila imam sudah menghadapkan
perempuan itu kepada TUHAN, haruslah ia menguraikan rambut perempuan
itu, lalu meletakkan korban peringatan, yakni korban sajian cemburuan,
ke atas telapak tangan perempuan itu, sedang di tangan imam haruslah ada
air pahit yang mendatangkan kutuk. Maka haruslah imam menyumpah
perempuan itu dengan berkata kepadanya: Jika tidak benar ada laki-laki
yang tidur dengan engkau, dan jika tidak engkau berbuat serong kepada
kecemaran, padahal engkau di bawah kuasa suamimu, maka luputlah engkau
dari air pahit yang mendatangkan kutuk ini...
Lalu
imam harus menuliskan kutuk itu pada sehelai kertas dan menghapusnya
dengan air pahit itu, dan ia harus memberi perempuan itu minum air pahit
yang mendatangkan kutuk itu, dan air itu akan masuk ke dalam badannya
dan menyebabkan sakit yang pedih. Sesudah itu haruslah imam mengambil
segenggam dari korban sajian itu sebagai bagian ingat-ingatannya dan
membakarnya di atas mezbah, kemudian memberi perempuan itu minum air
itu. Setelah terjadi demikian, apabila perempuan itu memang mencemarkan
dirinya dan berubah setia terhadap suaminya, air yang mendatangkan
sumpah serapah itu akan masuk ke badannya dan menyebabkan sakit yang
pedih, sehingga perutnya mengembung dan pahanya mengempis, dan perempuan
itu akan menjadi sumpah kutuk di antara bangsanya. Tetapi apabila
perempuan itu tidak mencemarkan dirinya, melainkan ia suci, maka ia akan
bebas dan akan dapat beranak."
Sebuah
metode baru untuk mengidentifikasi apakah seorang wanita telah
melakukan perzinahan atau tidak. Anda tahu di zaman sekarang, ada ribuan
kasus yang belum selesai di berbagai belahan dunia, dikarenakan
seseorang telah menuduh bahwa seorang wanita telah berzina. Mengapa para
misionaris Kristen dari berbagai negara tidak menggunakan tes air pahit
ini untuk menyelamatkan berbagai wanita yang dituduh melakukan zina?
Kelima belas,
- 'Matematika' sangat erat kaitannya dengan ilmu pengetahuan, dimana
Anda dapat memecahkan berbagai permasalahan dengan ilmu matematika. Ada
ribuan kontradiksi dalam Bibel yang berhubungan dengan matematika, dan
saya akan membahas beberapa di antaranya. Disebutkan dalam Ezra 2: 1 dan
Nehemia 7: 6, yang berbunyi: "Inilah
orang-orang propinsi Yehuda yang berangkat pulang dari pembuangan,
yakni para tawanan, yang dahulu diangkut ke Babel oleh Nebukadnezar,
raja Babel, dan yang kembali ke Yerusalem dan ke Yehuda, masing-masing
ke kotanya.� Dan siapa saja orang-orang tersebut disebutkan dalam
Ezra 2: 2-63, dan Nehemia 7: 7-65. Siapa saja nama dari orang-orang yang
pulang dari pembuangan tersebut disebutkan disana. Dalam kira-kira 60
ayat ada 18 kontradiksi; nama orang-orang yang disebutkan sama persis
sama namun jumlahnya berbeda. Ada 18 kontradiksi dari hanya dalam 60
Ayat dari dua Bab dalam Bibel. Saya tidak punya waktu untuk menjelaskan
apa saja kontradiksinya karena terlalu banyak, tapi jika anda ingin
mengeceknya, silahkan cek sendiri berdasarkan ayat yang saya sebutkan di
atas.
Keenam belas, Selanjutnya disebutkan dalam Ezra 2: 64: �Seluruh jemaah itu bersama-sama ada 42.360 orang." Dan jika Anda membaca dalam Nehemia 7: 66 totalnya juga sama sebesar 42.360 orang. Tetapi jika Anda menambahkan semuanya dari ayat-ayat ini, terdapat perbedaan antara Ezra 2: 2-63, dan Nehemia 7: 7-65. Jika Anda menghitung totalnya pada Ezra bab 2, semuanya tidak berjumlah 42.360 melainkan 29.818 orang. Sementara itu, jika Anda menghitung Nehemia bab 7, semuanya tidak berjumlah 42.360 melainkan 31.089 orang. Pengarang Bibel, yang diduga adalah Tuhan, tidak tahu matematika sederhana. Jika Anda menyuruh seorang anak yang telah lulus sekolah dasar, ia akan bisa menghitungnya dengan benar. Apakah mungkin Tuhan tidak tahu matematika dan berhitung? Naudzubillah jika kita menganggap bahwa Bibel adalah firman Tuhan.
Ketujuh belas, selanjutnya, jika kita membaca Ezra 2: 65 dikatakan �Pada mereka ada 200 penyanyi laki-laki dan perempuan.�
Sedangkan Nehemia 7: 67 mengatakan �Pada mereka ada 245 penyanyi
laki-laki dan perempuan." Mana yang benar? Apakah 200 atau 245 penyanyi
laki-laki dan perempuan? Ini adalah sebuah kontradiksi matematika.
Kedelapan belas, disebutkan dalam 2 Raja-raja 24: 8 sebagai berikut: "Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan lamanya ia memerintah di Yerusalem.� Namun 2 Tawarikh 36: 9 dalam Bibel versi King James mengatakan bahwa: �Yoyakhin berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan sepuluh hari lamanya ia memerintah di Yerusalem.�
Apakah Yoyakhin berumur 18 tahun ketika ia menjadi raja atau dia
berusia 8 tahun? (Catatan: Bibel edisi terbaru, termasuk keluaran LAI
dan New International Version telah merevisi umur Yoyakhin menjadi 18
tahun dalam 2 Tawarikh 36: 9. Namun apabila kita merujuk pada Bibel
versi King James dan New American Standard Bible, tertulis bahwa umur
Yoyakhin 8 tahun. Untuk lebih lengkapnya, bisa dilihat disini: biblehub.com).
Kesembilan belas, Apakah Yoyakhin memerintah selama 3 bulan, atau dia memerintah selama 3 bulan 10 hari?
Kedua puluh, Selanjutnya, disebutkan dalam 1 Raja-raja 7:26: "Laut itu dapat memuat dua ribu bat air.�
Namun dalam 2 Tawarikh 4: 5 disebutkan bahwa ia dapat memuat 3000 bat
air. Jadi mana yang benar? Ada kontradiksi matematika yang jelas disini.
Kedua puluh satu, disebutkan dalam 1 Raja-raja 15: 33: �Baesa bin Ahia menjadi raja atas seluruh Israel di Tirza. Ia memerintah dua puluh empat tahun lamanya." Sementara dalam 2 Tawarikh 16: 1 disebutkan bahwa: �Pada tahun ketiga puluh enam pemerintahan Asa majulah Baesa, raja Israel, hendak berperang melawan Yehuda.�
Jadi mana yang benar? Apakah Baesa hanya menjadi raja selama 24 tahun
atau dia masih menjadi raja sampai tahun ke-36? Ini berkontradiksi.
Kedua puluh dua, Tuhan telah berjanji dalam Kejadian 9: 15 "maka
Aku akan mengingat perjanjian-Ku yang telah ada antara Aku dan kamu
serta segala makhluk yang hidup, segala yang bernyawa, sehingga segenap
air tidak lagi menjadi air bah untuk memusnahkan segala yang hidup."
Tapi kenyataannya, air bah (banjir) masih seringkali terjadi sampai di
zaman modern sekarang. Apakah disini Tuhan melanggar janji-Nya dengan
manusia dan segala makhluk hidup? Naudzubillah.







